“Kita akan terus disini saja,

Membasahi puluhan kemarau

Dengan peluh dan binar”

Kita bergerak seperti bianglala;

Pelukmu menyusup di kedalaman

Menuntun seringaiku ketika kita

Berdiri di atas lembah 

Menertawai segala yang kita menangkan

Tapi kita alpa pada satu yang dipatutkan;

Seluruh yang berputar akan berhenti.

Kamu menangkap tanya di kepalaku,

“Kita akan pulang?”

“Kita harus pulang”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s